[.b.l.o.g.]
Sunday, February 25, 2007
Watch Your Tongue!!Let's call him a man named 'R'
R adalah cowok yang gue kagumin. Maksud gue, secara face dia oke. Secara body... not so bad lah meski perut-nya endut dikit.. tapi... overall... dia cute. Dia jago main gitar dan... dia keren.
Dan ingat: Gue cuma NGEFANS.
Nggak lebih.
Dan sebenarnya gue notice akan keberadaan dia sebenernya juga karena ada tante-tante yang promosiin si cowok jomblo keren ini ke nyokap gue. Mungkin maksud dia mau ngejodohin gue kali ya... tapi secara gue-nya cuek bebek dan merasa kesempatan gue dan dia amatlah MINIM..
Ya, gue nggak anggap dia serius. Maksud gue, dia cuma cowok yang enak gue liatin.
Until one day...
Lebih tepatnya kemaren... Hari sabtu yang bersejarah. Akan kuingat serta kucatat di dalam AUTOBIOGRAFI hidup gue.
Rea *lagi asik makan mie sambil memandangi si sosok tampan berjalan keluar dari pintu setelah selesai acara KKR gereja. Posisi Rea: Dekat WC. Pathetic? BANGET!*
R *jalan keluar, ambil konsumsi dan berjalan menuju WC*
Rea *dalam hati* :OMG OMG OMG... Dia mau ke WC... si ganteng mau ke WC. Berarti bakal ngelewatin gue. OMG, tampan sekaliiii... OH MY GOD... here he comes here he...~
R *berenti tepat di depan Rea dan langsung tersenyum sejuta watt*
Rea *langsung siap pingsan. Dalam hati*: Gila, mau ke wc aja senyum2...
R *langsung ngulurin tangan ke Rea*: Hey, apa kabarnya? Baik2 aja?
Rea *bengong dan langsung pingsan*
.............
OKE BOHONG! Gue NGGAK kayak gitu. Maksud gue, I AM NOT THAT PATHETIC sampe pingsan pas ngeliat cowok ganteng. Baiklah.. mari kita meREWIND adegan tersebut.
R *langsung ngulurin tangan ke Rea* Hey, apa kabarnya? Baik2 saja?
Rea *agak shock tapi langsung ja-im dan kasih senyuman sejuta watt*: Ya... baik2 aja. Koko sendiri gimana...
Dan pembicaraan terus berlanjut sampai hampir ke akhir dia menghabiskan makanannya...
R :Eh, klo nggak salah... sorri.. ya... nama kamu Catherine bukan?
Rea *dalam hati*: OH TIDAKKKKKK!!!! *mau pingsan*
Rea : HAH?! Bukan...! *menggelengkan kepala dengan anggun*
R: Oh maaf2.. Coba kasih clue. Inisialnya apa?
Dan kita berakhir main tebak-tebakan nama kayak orang goblok.
Romantis? MENURUT GUE NGGAK SAMA SEKALI.
Gara2 gue diajak ngomong sama dia, gue jadi digodain semalem penuh sama 1 KELUARGA gue.
Bete (tapi seneng) HHAUUAHAHHA ;-D
Oh ya, tapi gue agak shock juga loh tau2 diajak ngomong sama gue. Really. Karena menurut gue ini benar-benar hal yang aneh. Dia sama gue nggak pernah ngomong sebelumnya tapi... kok tahu2 dia ajak ngomong ya? *garuk2 kepala*
Apa ini semua gara2 gue pernah bilang secara main-main: Tuhan, kenalin dong aku ke koko R... aduh ganteng bangetttt... Gimana kek, Tuhan, caranya. Tahu2 dia ajak ngobrol aku terus gimana kek... hehehe... tapi nggak mungkin ya?
Nyokap gue hanya ketawa aja menanggapi wish gue yang satu itu.
Kok jadi kenyataan ya?
UH-OH... ini masih mending wish yang bagus.
Tapi klo yang dikabulin wish yang jelek???
OH NO... >o<
I have to more watch my words this time... =)
GOODBYE MY LOVERKetika gue lagi duduk termenung di gereja seraya memandang seseorang yg cukup cute di gereja (not my KTS o'course), tiba-tiba pikiran ini menghantam gue.
'Gue harus berhenti mengharapkan dia. Gue harus move-on'.KTS gue. Yup. Dia. Tiba-tiba gue berpikir gue harus menyerahkan ini lagi. Gue harus STOP loving him.
Gue nggak boleh se-pathetic ini. Gue gak boleh sebego ini.
Dia punya hidup dia sendiri. Dia punya kesusahan dia sendiri serta CINTA dia sendiri.
DAN GUE HARUS HIDUP DI JALAN GUE. Gue harus punya cinta gue sendiri.
Mungkin dia salah. Mungkin juga nggak. Mungkin gue salah. Mungkin juga nggak.
Nggak ada yang salah. Nggak ada yang bener.
Gue cape berharap. Gue cape mendukung dia tanpa 'diperhatikan'. Dia nggak pernah menyakiti hati gue secara langsung dan mungkin dia gak pernah bermaksud melakukan itu. Tapi... gue aja yang sakit sendiri. Gue aja yang menyerah sendiri. Gue yang uda cape sendiri =)
Yah... but, thanks God... it's over now.
Ini cuma 1 fase hidup yang harus dijalani yang harus gue lewati.
That's it.
This is my promise.
Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.
I am a dreamer but when I wake,
You can't break my spirit - it's my dreams you take.
And as you move on, remember me,
Remember us and all we used to be
By James Blunt
Goodbye, Kasih Tak Sampai =)