[.b.l.o.g.]
Saturday, April 29, 2006
..:: How we put a 'B' that will fit with words Shopping?::..
That's right. BANDUNG.
Gah gah gah...
I'm going to BANDUNG.
Yuppie dummie. Thattttt 'BANDUNG'.
Shopping? Nah nah nah... maybe a little bit.
Nya nya nya...
Forget about the UAS shits and go mad have fun!!!
Oh ya, gak lupa si gila hari ini lagi dateng ke rumah gue nginep. And you know, what? Dia jadi mirip sama gue gara2 dia MOTONG rambut. Hahaha...
Lia, you ARE truly my sister... even though kita hanya sodara sepupu, tapi...
KITA BENER2 MIRIP

Nyanyanya... See?
Itu DIA. Bukan gue. Tapi mirip kan? Dia tuh yang NIRU2 gue.
[Dia ngamuk pas gue nulis ini. Kebetulan si rese lagi ngintip di sebelah gue.]
Ini adalah beberapa kemiripan kita:
1. Sama-sama JOROK
2. Sama-sama MALES
3. Sama-sama CENTIL
4. Sama-sama 'Bitchy' ->gue nambah kosa kata gue dari dia
5. Sama-sama NORAK->tapi kayaknya dia lebih norak deh dari gue
6. Sama-sama DOYAN MAKAN
7. Sama-sama MANIAK COWOK GANTENG ->tapi dia lebih maniak. SUMPAH. Setiap cowok yang dia ketemu pasti langsung ngomong gini dianya "Liana...081..." (dia nyebut nomor HP)
8. Sama-sama NARCIS ->koleksi foto diri gue sama dia sama-sama bersaing
....
.....
.....
....
Oke... gue gak tahu mau ngelist berapa panjang saking banyaknya tuh daftar....
Dan kisah tentang asal usul Lia si cumie-cumie bitchy brengsek ini (a.k.a my sister) akan gue ungkapkan di post gue nanti. Kalo gue sempet. Lalalala....
Gue emang lagi gila hari ini.
[masukin jingle lagu Dufan]
Tralala trilili... senangnya rasa hati
Mau tahu kenapa?
MOODSWINGS...
that's all.
R.E.A
Friday, April 28, 2006
..::Shut this Blog down? HELL NO, Dad::..
Bokap gue nyuruh gue nutup nih web... Dia bilang dia MALU kalo sampe ketahuan orang lain. Tulisan gue bisa di PRINT OUT (karena you know WHO yang ngeprint tulisan gue dan dibawa ke gereja dan ngebuat gue dipanggil majelis) dan gue kayak sedang menelanjangi diri gue sendiri di SINI. ya... di blog ini.
dan gue hanya menjawab dengan nyolot. Mungkin ini juga karena moodswings gue yang baru bangun tidur.
"Gak mau." (muka dingin)
"Tapi kan malu, Hel... apalagi kalo sampe ketahuan ke seluruh gereja...!!"
"Gak papa. Uda dibenci sama Mamanya sendiri, nambah 1000 orang asing yang benci juga gak papa. Cuma 1 gereja mah gak papa..."
ya. Nada gue sangat getir. Ini sarkasme gue. Inilah sinisme gue terhadap kehidupan.
Gue sebenernya nulis di sini bukan untuk diBENCI. Gue sebenernya pengen banget semua orang suka ma gue, tapi... ya sejak hal itu gak mungkin, gue sebenernya bukan orang yang pengen nyari musuh. But sometime... klo gue uda ada di ujung dan disudutkan, ketika gue gak punya orang lagi buat bersandar...
I'll make this world my enemy...
Gue aja bahkan memusuhi diri gue sendiri, kenapa gue gak bisa memusuhi dunia?
It's a piece of cake.
Gue gak pernah mau nyakitin orang lewat blog gue. Dan gue sori aja buat loe pada yang secara sadar gue maki di sini. Hubungan kita won't get to the same line again of course. It's HARD. But that's why they call me 'relation crusher'.
No, I'm not proud with it. I'm just USED to it.
Gue tahu gue sedang dig my own grave by saying this. Gue sedang menunjukkan pada dunia bahwa 'THIS IS ME, PEOPLE'. Tapi, bukan berarti gue sedang mencari musuh sana-sini.
Oke, gue gak tahu mo ngomong apa. Ini jadi craps.
Jadi intinya:
Walo nih website parah banget isinya, you can't hold me back from writing what I really want. It's reality. Gue gak bakal delete post gue sebelomnya. Hell No. Lagian, yang jelek siapa sih namanya kalo gue nulis di sini?
It's me! My very own self. Gue penulisnya.
Dan kebetulan, orang-orang yang ribut sama gue lah korbannya.
Tapi still... yang sedang (mari gunakan ungkapan Papa di sini) 'menelanjangi diri sendiri' itu siapa? yang sedang mengambil keputusan untuk 'mempermalukan diri sendiri' itu siapa?
That's me, people. Yup. Your very little own me.
Kemudian, temen gue berkata salah gue hanya 1 dari seluruh masalah rese yang menimpa gue hari ini...
(mari gunakan nama samaran di sini)
Tono: Salah loe cuma 1, elo gak pake nama samaran. Mustinya meskipun ini blog loe, loe harusnya pake nama samaran
Gue: (ngerasa sedikit bersalah) iya sih... abis gue terlalu kesel...
Yup, sorry. Mustinya walo gue kesel, gue harus pake nama samaran. Right. Itu salah gue. Tapi gue benci dan nulis semua cacian maki gue di sini?
THAT IS TRULY NOT MY FAULT.
No hard feeling? Yap. Gue sebenernya gak mau dibenci. Mungkin ini punya dampak. But yeah... I'll take the risk.
Agak sulit untuk menjinakkan gue. Agak sulit untuk menghandle gue. Mungkin blog ini adalah salah satu bentuk pemberontakan gue akan ketidak adilan yang ditimpakan ke gue. Kalo loe terlibat di dalamnya, berarti kebetulan hidup loe nyangkut ma gue. Dan kebetulan you HURTED me by something you do.
Gue salah, tapi bukan berarti loe gak salah.
Gue salah karena uda nge-SMS dan gak make nama samaran di blog gue.
Tapi gue gak salah karena benci dan memaki loe di web ini. Ini perasaan gue.
Setiap yang gue lakuin ketika emosi pasti ada dampaknya... I KNOW IT WELL.
Tapi gue gak perlu diajarin untuk memikirkan ulang ketika gue emosi dan bla bla bla...
Hell with it. You don't like it? As I told you before: BUG OFF.
Jangan benci gue karena sifat gue yang radikal begini. It's me, people. Nyokap gue aja MUAK sama gue, nambah urutan orang yang KAPOK dan MUAK sama gue won't effect me. Asal, loe dewasa dan gak bikin gue 'MUAK' dengan cerita2 ke orang. Nyebar2 tulisan gue.... Berusaha mencari koloni...
Duh dah...
Gue benci orang kayak gitu.
Apalagi ketika loe cerita ke orang2 yang gue kenal. orang2 yang tadinya gak mau gue cari ribut...
Gue bukannya ngancem sih, tapi ketika seseorang menyudutkan gue sampe segitunya... hehehe... gue akan jauh lebih MEMBESAR-BESARkan masalah... Yah, you know me. Typical bitch girl who like to fight... cari ribut gak jelas walo gue bakal hurted juga dalam proses itu, tapi gue sekarang uda gak peduli lagi.
So, ini aja finale kasus 'berantem' dari gue.
Gue harap, kita sama-sama ngerti dan maklum.
Jangan ada dendam ma gue dan gue gak bakal ngeganggu loe lagi seumur hidup loe. Ngungkit2 ini pun gak bakal lagi. Trust me. I won't BUG you! Mungkin ngomong sama loe aja gue gak bakal lagi. It's better keep this way. Gue masih anak kecil lagian (it's what you think, right?). Gue susah ngomong sama orang dewasa. Kita sama -sama keras kepala.
Masalah ini selesai?
Yeah. Gue sih ngerasa gitu... tahu dah yang laen. Gue sih ngerasa uda cukup 'dewasa' untuk bilang masalah ini selesai... No hard feeling anymore.
......
.......
........
...........
..............
..........
........
......
....
.
Moodwings,
Rachel. Esmeralda. Atmawidjaja
P.S: Well, ya karena gue masih cukup baik, gue bakal edit post-an gue jadi nama samaran. Ya, terlambat sih. But ya at least gue uda cukup 'berpikir' untuk melakukannya. I still have my own brain here.
Duhdah, dude!
..::The Judgement Day::..
Gue mutusin publish ini post. No hard feeling, eh?
Rite... rite...
Rea got caught...
One of the people she cursed on the previous post read this BLOG.
LOL.
Isn't it funny how God put His hand on things?
That was very FUNNY.
Rea is now thinking that God has a sense of humour after all. Well, God, do You enjoy watching this helpless girl tangling in a mess? Yes, God. She is ASKING You. Yes... YOU!
So this was how all the mess begun...
Gue gak tahu apa yang harus gue lakuin lagi setelah 'chit-chat' (read: SIDANG) tadi. Gue bener-bener speechless. Kayaknya nulis di sini uda gak aman lagi. Tapi.. yah, gue gak gitu peduli lah. Ini BLOG gue. I CREATED this. Gue gak punya temen buat curhat soal beginian. Gue gak punya suatu tempat untuk maki-maki orang.
Haven't I told you how sad my life is?
Of course I haven't.
But... I have already told you how 'miserable' my life from the start of this blog. And yeah, this blog is all about my DIARY.
Dan sekarang, sementara gue menulis, anjing gue lagi nyakar-nyakar pintu ruang tamu gue. Berusaha menghancurkan tuh pintu karena dia berusaha masuk rumah. Yeah. Anjing gue, si Chiko, memang anjing GILA. Dia bisa ngebunuh orang (entah korban dia uda berapa banyak yang bonyok biayain ke Dokter) tapi herannya, dia itu takut hanya dengan suara-suara bising (kayak petasan, dll). Dan dia akan berubah jadi anjing 'GILA' dalam sekejap kemudian dengan gigi taringnya dia akan berusaha merobohkan pintu kayu gue atau memohon-mohon agar dikasih masuk.
Oke... oke... gue gak akan menghindar dari topik. Kembali lagi ke topik semula: SIDANG
Gue dateng ke gereja lewat waktu setengah jam dari yang ditentukan. Yahh yah... ada perasaan bersalah juga sih, but...hey... mana ada sih ada penjahat yang mau dateng ke persidangan secepat mungkin? Uhm, mungkin kita perlu ambil kata 'penjahat' itu, karena memaki di website bukanlah KEJAHATAN.
Ngomong-ngomong soal memaki lewat internet (it's the best way for cowards who don't dare to stand up for their own), gue jadi inget salah satu kasus yang melibatkan gue ketika 1 SMA dulu. Gue inget bener saat itu bulan DESEMBER ketika Guru Seni gue, Mr.H, nuduh gue atas suatu perbuatan yang BENER-BENER (disuruh sumpah pocong pun gue mau) gak gue lakuin. Gue dituduh atas suatu penghinaan yang ditujukan padanya mengenai cara mengajarnya di website KPS...
Yang benar saja!!! Demi Tuhan gue gak pernah masuk ke webstite KPS, bahkan sampai gue sekarang kelas 3!!! Dan gue gak tahu siapa oknum yang gak bertanggung jawab, yang membuat kesalahan itu dilimpahkan ke gue sepenuhnya. Oknum sialan.
Tapi sekarang beda.
Gue bukan salah satu 'oknum sialan' itu.
Gue tahu INI BLOG REA (a.k.a GUE a.k.a Rachel Esmeralda Atmawidjaja)
Dan gue akan bertanggung jawab atas semua isinya.
Terganggu?
Hahaha... Ya.. (dengan nada enteng), itu urusan loe. Just bug off! Gue gak butuh orang yang ngeprint tulisan gue buat ditunjukin ke orang lain HOW CRUEL RACHEL WHEN CURSING PEOPLE. HOW BAD SHE IS! BAD BAD BAD! Ha. Ha. Ha. This is MY DIARY, People. Ini tempat DIRTY WORDS diucapkan. Baca judul blog gue? Hello? I am a REBEL. Fotocopy tulisan di sini juga gak papa kok. Silahkan disebarluaskan kalo itu yang loe mau. Silahkan tunjukkan kepada orang-orang betapa jeleknya gue dan betapa JAHATnya gue terhadap manusia-manusia di sekitar gue.
Gue memang PENJAHAT. Hate me? I am soooo FLATERED. Go ahead! I won't care. Nambah 1 orang yang benci sama gue gak bakal pengaruh dengan jumlah 1000 orang yang benci gue. THAT'S FINE!
Pada mulanya ini hanya didedikasikan untuk para teman-teman blogger gue yang amat minim jumlahnya itu. Kemudian setelah gue menyelidiki, kemungkinan blog gue dibaca orang adalah 1:100 dan satu-satunya yang membaca blog gue hanyalah Mia (dan dia seorang yang berkomentar gue rasa...)
Pantes aja pas bokap gue nanya soal surat, gue uda mulai punya firasat buruk. Gue berpikir salah satu dari mereka mungkin menemukan blog ini dan...
VOILAAAA!!!!
Tebakan gue benar.
Dan dia sakit hati karena kata-kata gue yang sangat... apa kata yang tepat untuk mengungkapkannya?
Vulgar? Kasar? Kotor? Bitchy?
Whatever. That's me!
Pertama kali gue dateng ke gereja, si Ibu Majelis Pendamping remaja langsung ngajak gue ngomong. Dia sih baik banget.
"Oke, Rachel, sekarang ayo cerita sama Tante. Tante bukannya mau ikut campur" (senyum) "Tapi Tante sedih kalau remaja kayak gini. Tante kan majelis pendamping remaja... Jadi kalau ada uneg-uneg yang ngeganjel, tolong ceritain..."
Um. Gue mikir: ngomong apa ya?
"Gak papa... ceritain aja semuanya..." (senyum lagi)
Ck, gimana ya enaknya?
Gue ngeliat ke si Tante dan dia cuman senyum doang.
Ya... akhirnya, karena gue kesian ama dia dan gue juga memandang kalau si Tante ini adalah nyokap REVA (Reva, loe harusnya bersyukur temenan ama gue), juga si Tante ini uda 'repot-repot' mau ngeluangin waktu tidurnya (atau waktu nonton TV-nya?) buat gue akhirnya gue cerita...
"Begini loh, Tante, saya ini..." bla bla bla
Tante: (Senyum.)
"Terus, Tante..." nyep nyep nyep
Tante: (Senyum)
"Lama-lama saya jadi..." La la la la
Tante: (Senyum)
Dan gue, dari tadinya cuman mau ngomong selama 15 menit, jadi ngomong panjang lebar 30 menit. Gue rasa itu si Tante uda bosen. Dan anaknya, si ReVa (temen hangout gue di Remaja), uda keabisan topik ngobrol sama si Pak Jun. (Gue di dalem gereja, sementara Reva nunggu di luar nungguin nyokapnya).
Gue ini orangnya emang BANYAK ngomong kalo ditanya. Tapi kalo GAK DITANYA... yah... tergantung 'swings of the mood'-nya gue.
Mari mempersingkat cerita gak penting gue. Inti singkat sesingkat-singkatnya...Pokoknya semua uneg-uneg yang gue pernah ceritain di pos gue sebelumnya (minus caci maki) semuanya KELUAR. Tentu saja dengan cara profesional dan sejenisnya. Gue ini gimanapun juga calon PROFESIONAL (katakan dengan nada sinis).
PROFESIONALLLLLL LOOHHHHH....
[Beberapa abad kemudian setelah gue ngerasa aus karena ngomong tanpa henti selama 30 menit]
"Ya uda, sekarang mau ngomong ya sama 'M' dan 'I'?"
Um... sebenernya gue GAK mau. Atau tepatnya 'BELUM' mau. Gue belom siap buat baikan sama orang yang habis gue berantemin... Gue gak SEBERANI itu.
Ya, gue gak ngomong kayak gitu sih. Gue cuma bilang, "Ya uda, sama Kak 'M' aja ya..."
Gue gak minta si 'I' masuk. Gue belom siap buat baikan sama dia.
Si Tante keluar. Manggil si 'M' dan 'I'. Mereka sepertinya ngomong beberapa saat. Dan gue nunggu di dalem gereja serasa uda mau mati.
Banyak nyamuk pula dan hati gue dag dig dug...
Gue gak siap disidang.
Banget.
Kaki gue uda lemes. Tangan gue setengah gemetar dan -sedihnya- gue gak bisa main lari keluar, naik motor dan gak pernah muncul-muncul lagi di gereja...
Gue benci suasana begini. Yah... loe tahulah. Suasana 'Pasca Perang'. Apalagi dalam keadaan gue= jauh lebih kecil umurnya dari mereka. Karena biasanya walau kita disebut 'mencurahkan hati' untuk membuat suasana lebih baik, tapi pasti... UJUNG-UJUNGNYA gue dibilangin. Dinasehatin. Disindir. Disinisin.
Dan begitulah yang terjadi.
'M' masuk ruangan dengan muka berantakan. Gue rasa dia emang orangnya berantakan. Mungkin gue kalo uda gede jadi mirip sama dia. Berantakan. Gue bener-bener berharap kalau 'M' dan si Tante doang yang masuk, tapi... TIDAK.
Yup, tebakan kalian benar. Si 'I' ikut masuk. Padahal gue uda jelas-jelas bilang mau ngomong sama si 'M' doang.
Mungkin si Tante budeg. Atau mungkin si 'I' yang maksa masuk. Gue gak tahu yang mana. Yang pasti dan yang jelas si 'I' yang baca nih blog (dan loe pasti lagi baca kan, 'I'? *grin*)
Kemudian... dimulailah persidangan gue... Yup, gue 'Si-Cewek-Paling-Rebel-Seluruh-Dunia'.
Hey, gue tahu gue bakal menghadapi masalah kayak gini. Sooner or later. But... yah I've taken that risk anyway. From the 1st I wrote my blog.
Pertama kali,gue gak mikir mereka uda baca ini. Jadi gue cuma minta maaf soal SMS dan yah... rasanya pembicaraan ini berlanjut karena gue bosen si 'M' cuma ngulang-ngulang kata "Yah, kamu tahu. Walau kamu semarah apapun meskinya kamu tetap berpikir karena tindakan kamu itu bisa berdampak luas bagi orang lain..."
Dia ngulang-ngulang kata- KALIMAT itu.
Yup ada 3x mungkin. Gue gak tau. Gue gak ngitungin.
Gue bener-bener CLUELESS. Gue mikir, masa gara-gara SMS aja dia sampe kayak gitu.
Dampak SMS gue emang sampe bisa ngejatohin SBY dari kursi empuk kepresidenannya, apa?
Si 'M' bilang lagi kayak gini, "Aku gak pernah selama berpuluh-puluh tahun pelayanan aku ketemu rekan sepelayanan kayak kamu ini. Memang kita semua ini banyak kekurangan, tapi (...gue lupa dia ngomong apa di sini tapi yang pasti dia ngomong soal kekurangan panitia lainnya...) tapi saya gak pernah berbicara seperti itu. Kita anggap enteng saja. Namanya juga pelayanan, tapi...Kata-kata kamu sangat kasar..."
Gue, sampe detik ini, masih super CLUELESS.
"Yah, maaf saja kalau kata-kata saya dalam SMS kasar. Tapi menurut saya kata-kata itu halus..."
"Yah, kamu tahu. Walau kamu semarah apapun meskinya kamu tetap berpikir karena tindakan kamu itu bisa berdampak luas bagi orang lain..."
Oh ya?
"Ya aku minta maaf." Detik ini gue uda bener-bener bosen di tempat ini. Dan kalau gue uda bosen, seluruh emosi gue hilang dan gue akan jadi cewek super dingin plus nyolot. Saat itu, si 'I' masuk ke dalam adegan.
"Aku gak tahu soal masalah kamu sama si 'M' tapi kenapa ini ada kaitannya sama aku?"
terus gue lupa kita ngebahas apalagi (otak gue lagi beku dan kalau gue uda sampe tahap ini, gue bakal super NYOLOT. Gue bakal berubah jadi SUPER ICE-COLD-REBELIOUS-BITCH).
kemudian bla bla bla... (ngebahas soal drama dan perubahan naskahnya)
bla bla bla... (dia nanya kenapa gue benci sama dia sampe segitunya. Terus ngomong apa yang
gue ngomongin di belakang nyampe ke dia)
Nyep nye nyep... (gue masih gak tahu apa yang dia omongin. Gue nanya emang gue pernah ngomongin apa di belakang dia. Kasih salah satu contohnya)
....... (dia speechless. Minta si 'M' yang ngomongin)
akhirnya....
[masukin musik seram buat sound effect]
"Kamu ngomong apa di internet?"
What??!!?! THE?!??!?!?! HELL?!?!?!? IS?!?!!?!? HAPPENING?!?!?!? Hah?!!! Gue shock setengah mati.
Dalam hati: Stay cool, Rachel... STAY COOL!!!
tapi rasanya loe musti liat muka gue uda pucet.
Terus si Tante baik hati ngejelasin"Ya, ada surat di internet yang isinya kamu ngata-ngatain mereka berdua..."
Itu pasti blog gue. ITU PASTI 100% BLOG GUE!!!!
Gue menjaga raut muka cool gue. "Oh ya? Ya... itukan namanya juga buku harian..."
Gue uda mau mati. Gue gak nyangka ada yang buka blog gue dari gereja. Seinget gue, gue gak pernah kasih alamat blog gue ke siapapun di gereja. Kecuali satu orang. Tapi dia adalah TEMEN BAEK gue. Mungkin gak sih dia ngekhianatin gue dan kasih tuh alamat ke si 'I'?!!!
'M' berkata, "Tapi itukan dibaca orang. Kamu juga nyantumin nama jelas-jelas GKI Pakis Raya.
Nanti apa yang orang pikir tentang pekerja-pekerja GKI Pakis Raya?"
Gue jawab, "Ups sori. Pas gue caci maki loe, emang itu yang gue rencanain buat orang pikirin."
Just kidding. Gue gak mungkin jawab kayak gitu. Gue lupa gue ngejawab apa. Tapi dia ngomong lagi kalimat yang sama untuk ke 3 kalinya. Ya, kalimat: yang kamu lakukan berdampak bagi orang dan kwek kwek kwek...
Gue rasa mereka berdua memang sakit hati dengan caci maki gue yang 'amat sangat kasar' di blog ini.
But, hey, sorry... gue gak maksud buat nyakitin loe bedua. Klo gue emang maksud buat nyakitin loe berdua, gue bakal CONFRONT langsung di depan loe berdua atau SMS atau nelpon. Tapi gue lebih memilih diam dan menuangkan pikiran gue di sini. di BLOG gue. Gak ada teritori di sini buat kata-kata. Bahkan kata-kata kasar pun bisa masuk di sini. Biar ini jadi MEMOAR gue buat nginget kejadian-kejadian di hidup gue.
Jangankan 'orang asing', keluarga gue aja bakal gue masukin di sini.
Gue emang salah. gue akui. Mereka minta gue kalau ada apa-apa di suruh ngomong aja langsung daripada ditumpuk-tumpuk. Tapi, gue gak bisa. Gue bukan orang yang suka NGOMONG langsung kalo kesel. Gue emang PENGECUT. gue cuma bisa nyimpen rasa kesel gue di dalam hati. Dan kalo gue uda numpuk, baru gue ledakin. Somewhere... yang pasti gue butuh pelepasan...
Dan sejak gue adalah orang yang 'anti-social' dan gak punya temen yang begitu banyak buat gue curhatin, cuma ini satu-satunya alat gue ngomong.
Tapi, karena gue uda males cerita panjang lebar lagi...ya masalah ini akhirnya beres. Meski rasanya sih gak beres-beres amat. Tahulah. Gue sih kayaknya ngerasa SOONER or LATER bakal ada masalah yang timbul lagi. Cuma ya ini masalah sih gak separah kayak gue berantem sama si Miss 'Y' ->Anak Pakis pasti tahu siapa... ketika gue salaman, gue agak segan buat liat mata mereka. Entah karena menyesal akan perbuatan gue seluruhnya atau karena merasa gak enak uda ketahuan maki-maki di blog (kayaknya sih gue lebih condong ke yang ke dua)
Ketika pulang, Papa yang super kepo itu langsung menyambut gue.
"Gimana, Hel?"
Gue, dengan muka sok polos, langsung jalan ke dalem rumah. Nyengar-nyengir, "Ya gitu deh, Pa... Mau gimana lagi?"
"Gimana apanya???"
Gue uda males ngungkit-ngungkit cerita ini. Ini sama seperti ngungkit aib gue dan ngungkit kekesalan gue. Kesal. Bukan. PENYESALAN. Gue ini bukan orang yang mudah menyesal. Sori. Mau diapain juga, gue gak ada kata NYESEL. Sumpah.
"Ya... cuman ngobrol-ngobrol... terus berdoa, Tuhan tolong bla-bla-bla biar bla-bla-bla nye nye nye..." Gue bener-bener ngomong kayak gitu. Sumpah. Gue uda bete banget soalnya.
"Kok kamu gitu sih?" Papa mandang gue gak percaya.
Ya, Pa, abis mau gimana lagi? Anakmu di sini memang anak aneh. Gue uda bosen dikhotbahin. Gue uda bosen dibrantemin. Saking bosennya sampe gue kebal sama semua pertengkaran.
"Dia mah emang nganggap enteng masalah. Gak ada nyeselnya, Pa. Susahlah." Nyokap melirik gue dengan sinis.
Uda gue bilang kan? Orang yang bakal ngebunuh gue kalau gue ngelakui kesalahan sebelom gue dibunuh orang lain adalah NYOKAP gue. Entah hubungan gue dan dia akan berkembang kemana. Yang pasti, setelah gue cerita soal BLOG gue dan bokap gue nganga-nganga gak percaya. Nyokap gue langsung GAK MAU ngomong sama gue. Dia cuman komentar, "Ya, walau menurut kamu bener tapi kan dari hal itu orang bisa ngeliat karakter kamu kayak apa..."
Dan nyokap adalah orang yang paling ANTI ditebak emosi dan pikirannya sedangkan gue...
Ya, dari blog ini, loe uda bisa tahu gue kayak gimana, kan? Gue adalah TOTAL OPOSITE of my mom.
Mungkin itu yang nyebabin kita hobi berantem.
Sebenernya, dulu nyokap adalah orang yang biasanya berdiri di depan gue. Meski dia tetap ngomelin gue tentang apa salah gue, tapi biasanya dia akan selalu STAND OUT for me. Tapi sekarang... ya, gue gak tahu dia berdiri dimana. Hubungan kita berubah TOTAL.
Mau tahu cara menggambarkannya?
Loe tahu loe punya nyokap, loe tinggal sama-sama dia, tapi loe ngerasa loe TIDAK punya nyokap. Karena apa?
Dia uda terlalu capek buat nanganin dan merhatiin loe. Sedangkan loe... ya loe cuma anak yang bentar lagi kuliah tapi HAUS perhatian. Loe gak punya temen bae yang merhatiin loe dan satu-satunya nyokap yang loe punya dan loe HARAP buat merhatiin loe sudah MALES ngomong lagi sama loe. Dia uda cape dan muak punya anak kayak loe yang kayaknya hobi bikin masalah (loe bahkan bukan orang yang mudah menyesal). Gak peduli selama beberapa hari ini loe berusaha bertingkah menyenangkan dia, dia tetep MALES ngomong sama loe. Loe cuma bisa nangis di depan komputer sambil ngetik blog sialan pembawa bencana ini tapi dia gak tahu karena dia sedang tidur di kamar bawah.
Dia uda MUAK sama loe. Gak ada lagi ngobrol akrab sama nyokap (yang 1 bulan lalu masih bisa loe lakuin dengan nyaman). Gak ada lagi ketawa sambil peluk-peluk (yang ada hanya muka masam dan kata-kata pendek kalau loe tanya). Gak ada lagi kepedulian buat loe (dia cuma bikinin susu loe tiap pagi, rebusin telor loe dan pergilah loe ke sekolah). Dan dia ngomong sama loe seperlunya (Gak bakal ngomong klo gak ditanya. Seandainya ditanyapun, klo moodnya bagus dia bakal ngomong lebih dari 1 kalimat sedangkan kalau buruk hanya 1 kata). Terus setiap dia ngomong sama loe, dia serasa ngajak ngomong rekan sejawat ("Mama sih tadinya gak mau ngomong ya... Mama tadinya gak mau ikut campur, tapi...")...
*sigh*
Dan loe harus nerima hal itu. SETIAP HARI.
Hidup ini penuh dengan ironi, kan?
Dan gue heran kenapa gue masih bisa bertahan di kehidupan ini.
..........
..............
..............
.............
...........
.........
.......
.....
....
..
.
Moodswings,
R.E.A
Thursday, April 27, 2006
..::Do You Afraid of The Water?::..
Matahari cerah (lebih tepatnya panas). Langit kelihatan berawan. Dan gue sedang kepanasan di sini. jam 16:50.
Yup. Tepatnya di depan komputer.
Yeah, sejak hidup gue gak terlalu menarik untuk diceritain, gue juga jadinya gak tahu mau cerita apalagi.
Gue cuman lagi pengen mandi sekarang. Bener-bener pengen MANDI! Gue blom mandi dari pagi karena yah... sorry tapi gue bukan cewek yang hobi mandi. Gue hanya cewek yang hobi mandi siang-siang. Kenapa gue berpikiran seperti itu?
Yah... mari kita memikirkan seperti ini.
Ketika loe libur, di rumah pastinya loe MALES banget mandi, iya kan? Kerjaan yang loe lakukan ketika pertama kali bangun (jam 10 siang) itupun hanya males2an di sofa, minta ngerengekin sarapan sama nyokap, terus ngangguk-ngangguk santai di sofa sambil dengerin nyokap loe ngoceh soal betapa siang loe bangun dan betapa tidak pantasnya seorang anak perawan melakukan itu, terus kemudian loe bakal ngehabisin sisa siang loe kira-kira sampe jam 2 dengan NONTON. Walau itu bukan acara penting (seperti gosip dan bla bla bla), loe bakal duduk dan nonton.
atau alternatif 2: duduk di depan komputer dengan segudang camilan dan mengetik. Entah mengetik atau melakukan olahraga 'Surfing'.
Surfing di internet tentunya.
Kemudian setelah loe ngerasa uda agak bosen dan gak punya halaman buat disurfing lagi (loe uda bukan semua website novel, FS, Email, sampe ke website HOROR), loe mulai ngerasa badan loe lengket.
Dan pergilah loe mandi.
Berarti, bisa kita itung, waktu mandi loe adalah jam 17:00
Kemudian, di rumah... loe tinggal seharian di kamar ber-AC. Gak ngapa2in selain: Baca majalah lama, surfing di internet lagi, makan camilan terus pergi ke luar naik motor sebentar buat nyewa komik terus balik lagi ke kamar penuh AC, baca komik sampe keguling-guling, terus laper (kali ini loe terpaksa turun ke bawah buat ambil makan), terus loe mejeng di kamar bonyok bentar buat ngadem. Terus loe naek lagi ke atas, nongkrong sampe jam 4 pagi lagi (Only God knows what the hell you do) dan tidur lagi...
Kesimpulan:Apakah ada keringat yang keluar?
Tidak ada kan?
Lalu untuk apa mandi sering-sering...
Biar wangi, kah?
BULLSHIT!
Loe gak bakal bau kalau loe seharian kerjanya cuman di ruangan berAC dan gak melakukan kerjaan apapun yang akan membuat kalori loe terkuras lebih dari 100 Kcal.
Jadi intinya...
Mandi atau tidak...
NO ONE CAN TELL THE DIFFRENCES.
Hahahaha...
So... DO YOU AFRAID OF THE WATER?
Rea: Kind'a... (^_~)
Moodswings,R.E.A
Omong-omong, hari ini gue dipanggil sidang sama majelis buat soal masalah kemaren. Sebenernya gue uda tulis panjang lebar mengenai hal itu. But hell yeah... ini komputer bener2 menghilang SEMUA pos gue. Gue uda ngerasa pengen MATI. I'll tell you the detail.
Later on.
Tuesday, April 25, 2006
..::Berantem::.. [reedit version]

"You messed up with me..."

"...U will SURELY DEAD!"
Hiks. Gue, sekali lagi, lost control of my emotion, and again...
I got into a quarrell with someone...
Dan parahnya, itu orang adalah orang yang pastinya 10 tahun lebih tua dari gue, rekan sekerja gue di gereja dan mantan sama-sama panitia acara paskah
Rite... gue emang cewek paling parah sedunia.
Cewek paling gila....
Gak punya otak...
Gak tahu diri...
Gak bisa ngontrol emosi...
Sakit ayan...
Sakit epilipsi...
Menderita kejiwaan...
Kriminal keluaran Cipinang...
and so on... you can call me more...
I know... I know... tapi... dia itu NYOLOT BANGET!
So, begini ceritanya...
saat itu gue sedang dalam masa 'woman's period' yang dimana kita semua tahu kalau itu adalah titik emosi paling tinggi bagi para wanita. Kalau dalam sedang tahap ini, gue bisa lost my emotion controll sampe tahap tidak sadarkan diri lagi
Sumpah.
Gue bisa blackout.
Nyeremin ya, gue? Well, gue juga ga ngerti kenapa hormon gue berada di luar kendali gue dalam saat-saat 'WP'. Uda gitu, nyokap juga lagi dalam masa 'PMS'-ing pula. And ketika hubungan kita berdua lagi dalam saat-saat genting seperti ini (Dia ketua panitia paskah and I'm onr of her crew), biasanya kita berdua sama-sama sensitif.
Gue tahu, dari awal, mustinya gue TOLAK pekerjaan seperti ini.
TOLAK.
Buang.
Musnahkan.
Cuekin.
karena apa??? karena keadaan jadi di luar kendali seperti sekarang.
Oh ya, tenang aja. Gue gak berantem lagi sama nyokap.
Tapi lebih tepatnya, gue berantem sama anak buah dia.
The M.
For God's sake...
Gue cuma disuruh nyokap buat SMS dia tentang saran dan evaluasi buat rapat penutupan panitia. Dia sesama bagian Acara sama gue. Dan nyokap... well, you know her. Dia paling males ngomong sama gue. Karena apa? karena ujung-ujungnya pasti berantem. Gak pernah nggak. Kemungkinan gue ngobrol sama dia gak berantem hanya 2:10. Itu adalah chances gue.
Ok, sekarang gue lagi gak benci sama nyokap gue. Gue lagi kesel sama si M.
Gue SMS dia sampe 8 PAGES! gue ngomong soal kekurangan2 panitia. Nih ya SMS-nya gue catet di sini. Perhatikan, ini SMS kagak gue kurangin 1 patah katapun!
Gue:
Kak M, ini rachel. Saya gak ikut rapat karena saya ada ujian besok. Ada beberapa evaluasi yang saya titip aja ya...
1.rapat seharusnya lebih sering karena harus mengfollow up bbrapa rencana perubahan sehingga tidak ada kehilangan komunikasi antar panitia.
2.Tidak jelasnya pembagian tgs para panitia (terutama acara) shg tjd disorientasi dalam menjalankan tugas. Saya tidak pernah tahu kalau dekor juga adalah tugas panitia acara.
3.Panitia acara saling melempar tugas(karena jarang bertemu secara khusus)& membuat tugas jadi timpang
4.Tidak ada pemberitahuan lebih lanjut mengenai dekor (klo memang itu tugas saya sebagai acara dan belum ada yang melaporkan tentang dekor, kenapa tidak bilang dari hari sebelumnya?Kenapa baru diberitahu ketika hari 'h'?)
5.Soundsys gereja yang amat buruk (terutama ketika drama).
6.Kurang matangnya penyusunan acara (sehingga terjadi perubahan2 di detik2 terakhir)
7.Saling tidak mau tahunya antara panitia (semua menunggu diprintah)salah 1 contohnya adalh slide proyektor. Sudah diminta dari jauh2 hari&ktk saya datang kegereja, tdk ada yg memasangnya. Apakah persiapan teknis itupun harus panitia acara?
8.penulis skenario drama memprotes karena skenarionya sembarang diubah TANPA memnta ijin dahulu. Tolong harga originalitas karya seseorang.Klo memang ada masalah terutama dalam kalimat2 drama, hal tersebut bisa dikatakan saja dan meminta dy sendiri mengubahnya. Itu adalah kode etis profesionalitas meskipun kita dalam gerejaSekian evaluasi dari saya. Saya akui saya banyak kekurangan dalam kepanitiaan kali ini. Saya tidak menuduh, hanya mempertanyakan. Thx.
Oke, sekarang gue sela di sini sebelom loe baca SMS dari si M itu. Gue tahu, gue mungkin terkesan emang galak di SMS ini, tapi ini adalah protes dari gue kepada para panitia Dewasa yang gue harapkan seharusnya lebih profesional dalam hal-hal seperti ini. Mereka itu tuh gak jauh beda sama anak remaja. Harus disuruh2 juga. Tapi susahnya, klo disuruh2 sama yang lebih muda (kayak gue), gue bisa dikatain kurang ajar walo judulnya gue bilang 'minta tolong'. Loe bayangin aja ya, gue baru dikasih tahu kalau dekor sama sekali belon ada ketika jam 1 siang. Sedangkan acara mulai jam 5 sore dan gue blon mandi juga ngapa2in.
Coba loe bayangin, gimana gue gak stress dan tertekan di sana. Gue mikir ini kan tugas dekor. Klo gak, buat apa ada namanya SEKSI DEKORASI??? cuma buat majang nama aja?!!! Gue keki banget. Nyokap gue nyalahin gue. Dia bilang itu uda seharusnya tanggung jawab gue sebagai anak drama. Terus gue bilang, bukannya waktu itu uda diketemuin sama si I(ini nama asli juga. Ini adalah sutradara 'RESE' yang pernah gue ceritain). then si I malah dengan seenaknya nyalahin gue balik karena sebenernya tugas dia hanyalah 'menyutradarai. Bukan mendekor'.
Lihat betapa sialannya yang namanya rekan sepelayanan?!!! Kalo gue disakitin sama orang laen dijalan, dikatain kayak gitu sama misalnya orang dari agama lain, gue gak bakal sakit hati. Ini sama REKAN SEPELAYANAN!!! Orang yang dengan seenak jidat mengubah naskah gue tanpa MEMINTA IJIN ATAU BAHKAN BERBICARA pada gue!!!
Rite. NASKAH GUE DIUBAH. Seenak jidat. Berhak gak sih gue marah? Berhak gak sih gue menanyakan kePROFESIONALITAS dalam menghargai seseorang? Haruskah gue diem aja dan menyaksikan naskah gue yang uda gue bikin dengan segenap hati, dirombak SEMUA KALIMAT hanya karena ada kata 'pelacur' di dalamnya?
For God's sake... gue buat drama tentang pelacur yang namanya MARIA MAGDALENA! Everyone knows that she was the biggest WHORE in the bibble. Now, you want to change all my scripts just because one word?!?!?!?
Hello..??!?!? klo mau ngubah dengan naskah sendiri, ide sendiri sih gak papa. ini... YOU STILL WEAR MY IDEAS!!! take it off your head!!!
Mending ngubah jadi lebih bagus (hey gue ini cukup sportif kalo mengakui naskah orang bagus atau nggak), tapi ini jadi... DJAYUS!!! Masa di dalam candaan pelacur kelas atas ada adegan kayak gini:
Vernita: San Pransisko
Resha: San Fransisko
Vernita: Iya... SANPRANSISKO!!
Resha: FRANSISKO... PAKE 'F'!!! ini lagi, ngapain loe senyum-senyum!??!?
Aria: ya... gue ngeliat lawakan SRIMULAT, sapa yang gak senyum coba??
Sekarang gue mau nanya... KURANG JAYUS APA TUH KALIMAT, HAH/!?!? loe tahu kenapa diganti?? karena sebenarnya adegannya seperti ini:
Vernita:Ah gue mah gak mimpi muluk-muluk, Resh. Mau jadi pelayan di Las Vegas aja...
Resha: Gak muluk2??!!! Aduh, menjejak ke bumi dong, Ver!!! Cepet!!! Ini lagi! Ngapain loe senyum-senyum?!??!
Aria: ya...gue ngeliat monyet berantem, siapa yang gak senyum coba?
Tebak, kenapa naskah gue diganti sama si IKA 'Fucking Bitch'???
Karena ada kata 'Monyet'.
HAHAHAHAHA....
Gue rasa dia gila deh. Kalo loe mau buat dunia pelacur tapi gak ada ngomong kasar gitu, lebih baik loe mati aja ke laut. Semua pelacur, gak ada yang ngomong halus2. Walau mereka pelacur kelas ataspun, ada dalam diri mereka yang liar. Yang gak bakal bisa loe kendaliin.
dAN Si I 'rese' berusaha melakukannnya.
Hasilnya???
TOTALLY DJAYUS thing. Sampe ibu pendeta pun (thanks God dia ikut drama ini), memprotes akan kedjayusannya.
I the 'RESE' langsung mingkem.
Dan setelah itu, dia membenci gue seumur hidupnya. Why???
BECAUSE I HATE HER and of course HER 'SINTING' SCRIPTs.
Go to hell with your scripts!!!
Dan dengan perjuangan, babak 1 drama gue pun masih dipertahankan originalitasnya. Hanya babak1. Dari seluruh babak, cuma babak 1 yang dipertahanin. Can you imagine gimana sakitnya seseorang yang buat naskah???
Oke, sekarang kita kembali lagi ke hal tentang Moureen.
She replied me this way:Memang kita masih banyak kekurangan. Tapi untuk membicarakan soal keprofesionalitasan di dalam pelayanan gereja adalah kurang tepat. Kita melakukan ini untuk melayani Tuhan. Bukan untuk suatu keprofesionalitasan karena profesi tiap-tiap panitia kan berbeda. Lagipula ini adalah sebuah pelayanan dan kita tidak dibayar untuk melakukannya. Justru dalam melayani Tuhan kita belajar untuk menjadi 'Profesionalitas Anak Tuhan'. Terimakasih atas semuanya.
Rupanya DIA SALAH NGERTI.
Dia pikir gue ngatain panitia TIDAK PROFESIONAL.
Sampe akhirnya gue nasping. Gue gak butuh diajarin soal keprofesionalitasan sama dia! Gue tahu dia itu lebih gede dari gue. Gue tahu dia itu lebih PROFESIONAL dari gue. Tapi PLEASE, at least loe HORMATIN naskah gue. Loe mau tahu siapa yang ngubah naskah gue selain I???
Yes. It's HER. The big M..
Dia pertama kali ikut kepanitiaan begini, makanya dia kepo ikut campur dalam segala hal. Dia terlalu excited sana sini dan terlalu mengambil alih tugas sendiri tanpa mengfollow up kejelasannya.Terus ketika tugas dia uda terlalu numpuk (dia gak bagi tugas dan gue sendiri gak tahu tugas gue selaen drama apaan), nyokap gue tahu dan marahin gue. Gue dikatain anak gak tanggung jawab. Padahal masih ada si Kakek RESEK Agus Soehono sama Pak Aseng yang jadi panitia acara paskah.
Right, back to the Giant Bollock...
Gue jadi jawab jauh lebih jahat:Sekali lagi saya tegaskan, Kak, saya tidak mempermasalahkan profesionalisme dalam kepanitiaan. Ini melayani Tuhan. Tapi apa berarti karya saya yaitu talenta dari Tuhan sendiri boleh disembarangkan begitu saja? kalau itu yang namanya PLAYANAN, maaf, saya tidak bisa terima. Saya hanya mempermasalahkan kode etis profesionalisme dalam MENGHARGAI karya seseorang. Apa Anda sendiri mau bila karya Anda walau untuk pelayanan tapi diubah begitu saja tanpa sepengetahuan serta ijin Anda?maaf kalau pikiran saya menurut Anda kekanak2an, tapi menurut saya, Anda tanyakan kepada siapapun, dimanapun, mengubah karya seseorang walau untuk Tuhan sekalipun tanpa ijin sang pembuat adalah salah. Terimakasih juga atas pelayanannya.
Pasti loe mikir gue gila pake ngomong 'Saya-Anda'. Well, itulah gue. Ketika gue marah, bukan kata-kata 'gue-elo' yang bakal keluar, tapi 'saya-Anda'. Kata-kata itu lebih NANCEP.
Sekarang... setelah marah-marah. Gue jadi agak nyesel. Biasalah gue. Kalo abis marah, pasti nyeselnya belakangan. Gue tahu, kata-kata gue agak nancep semua. Gak ada baik-baiknya (It was the swing of the mood). Tapi gue kesel ketika dia salah nangkep dan malah ngajarin gue soal PROFESIONALITAS. Gue kan tahu kalau di dalam gereja kita ini PLAYANAN, GAK DIBAYAR, bla bla bla. Tapi apa berarti kita tidak bisa bersikap profesional? maksud gue, dalam MENGHARGAI karya seseorang. Jangankan untuk menulis ulang, tetapi menerjamahkan NKB-KJ aja butuh ijin. Apalagi ini!! Jangan mentang2 gue anak kecil dan loe bisa perlakuin gue seenaknya.
Gue 18th dan gue uda cukup dewasa untuk berantem sama orang gede.
U know what, temen gue bilang gue lebih sadis sama orang gede. Karena apa? Karena gue ngeharapin mereka untuk berpikir dewasa. Bukan disuruh2 sama gue lagi. Gue ngeharapin mereka untuk mengerti tugas mereka dengan sendirinya dan mempunyai inisiatif. But hell, it was a crap. Harapan begitu mah ketinggian. Gue kasih tahu ya, kerja sama orang dewasa it's WORSE than work with my teens team.
Orang dewasa gak mau dikasih tahu. Orang dewasa gak mau disuruh2. But they've no INITIATIVE! They're HARD to be understood. They're just BOLOCKS.
Probably, it'll be my last time kerja buat perayaan UMUM. Gue uda cape and learn A LOT from this thing... especially the FACT that...
GROWN UP is the most POMPOUS EGOISTIC PEOPLE in this world. And yes... they're THAT HARD to be understood.
JERKS...
Mood swings...,
R.E.A
Monday, April 17, 2006
..::EpiSode....(I still lost count.Help me anyone?)::.....The CommentaToR....Hm... akhirnya itu drama gue pentasin.Mau denger komentarnya???Hahaha....Tunggu gue nyampe di rumah. Baru gue kasih tahu. Hahaha...Penasaran ya...??Hahaha...Iya kan????hahahaha...PASTI LOE PENASARAN!!!MWAHAHAHAHA.....udah ah gue cabut dulu...Hahahaha....Selamat penasaran ^o^Hahahaha.............................................................................................................Awas loe kagak penasaran! Gue tabok!Mwahahaha....Oke deh. baru selese Tes Praktek Inggris nih.Mau tahu hasilnya???............................................................PENASARAN, KAN??!???? HAHAHAHAHA.....oke2 gue uda gila. Hahaha. See u all......Later........... HAhahahaha.....PENASARAN, YA????-cao, Rea-
Saturday, April 15, 2006
Episode.... [Hm... I lost my count]..::What a Drama::..Rea: Huahgue segera mengupdate halaman satu ini...Wakakaka.... tenkiu sudah mengido... looks like banyak yang mengharapkan lakan gue yang sangat keren ini *lempar2 bunga sama nyembur2 aer kayak artis* Sekarang gue mau menceritakan sebuah kisah dari negeri di ujung sana... ketika ada bencana, lalu helikopter pun datang...*ngeluarin gayung*Jes jes jes... begitulah bunyinya...Penggemar: *melototi Rea*Rea: *nyengir* Oke2.... sebelon saya dilempar ama gayung beneran. Mari kita mulai kisah ini. Tentang drama Maria Magdalena yang dengan terpaksa gue bikin naskahnya. Gue peranin sendiri. Gue sutradain. Gue produserin. Dan intinya... ini drama pemaennya cuma gue. Orang maruk.. Hm... oke kagak. Gue cuma becanda. ha. ha. ha. *ketawa garing*Penggemar: *melototin lagi. Matanya sampe mau keluar*Rea: *langsung pasang muka serius plus kacamata "Batman" (hinaan bu KM)* oke, mari kembali bersama saya di Dunia Rea dalam Berita. Saya Rachel Esmeralda akan menemani Anda selama 365 hari ke depan. Berita pertama datang dari seseorang teman terdekat Rea yang mengakui kalau ada 2 jenis orang di dunia ini *berbisik* dia adalah orang yang pernah Rea sebut sebagai anak copycat. Ini adalah pernyataannya...______________________________________[gambar beralih ke wajah cewek yang mukanya di blur]CCC (Cewe Copy Cat): Ya... ada dua tipe orang di dunia ini. Yang 1 itu tidak suka ikut-ikutan temannya. Mempunyai prinsip dan segalanya. Yang 1 lagi itu adalah seseorang yang ikut temannya.Rea: *sok bego* terus loe yang mana?CCC: Ya gue tipe yang ke2. Makanya loe harus jadi anak baik-baik biar gue ikutan baik...Rea: *dalam hati* WHAT THE HECK?!?!?!?!!!!! Gue aja gak pernah foto separah eloe sampe keliatan badan cuma pake BH semuanya di dalam handphone ya... HELLO?!!!! yang foto jauh lebih parah dan erotis dari gue tuh siapa?!!!! *di dunia nyata. Bicara dengan cool* Oh.... *terus tidur lagi*________________________________Rea: Ehm. Oke itu tadi berita pertama. Dan berita kedua datang dari GKI Pakis Raya dimana saudari Rachel Esmeralda harus berperan sebagai pelacur Maria Magdalena dalam kisah Metamorfosa Sang Kupu-kupu. Dan kejadian ini sangat tidak terduga karena peran ini adalah peran yang sangat berat dimana dalam setiap adegan harus ada perubahan emosi serta dimana ada sebuah adegan ketika saudari Rachel harus menunjukkan karakter perayu dari Maria.Magdalena. Berikut adalah salah satu cuplikannya...._________________________________Rea: *menatap Yonas yang sebagai lawan main yang harus dirayunya dengan muka depresi* Nas, gue gak mau ngerayu loe!!!!!Yonas: *menatap dengan tanpa ekspresi*Sutradara yang Super Nyebelin: Ayo... lebih mesra lagi dong... lebih deket lagi!!! Rachel, gimana sih gak bagus gayanya. Gak ada nyawanya. Yonas, pegang rambut Rachel. Loe harus nunjukin seolah-olah loe sayang sama dia...Rea: *menatap penuh horor. Berdoa dalam hati* Tuhan, tolong jangan sampe rambut saya dipegang. Tolong Tuhan... tolong.... *teriak* GUE GAK MAU DIPEGANG! JANGAN SENTUH GUE. BIAR GUE AJA YANG NYENTUH!!!SSN: Tapi ini tuntutan peran! Elo uda buat nih drama yang aneh gini. Sekarang tugas loe ngelaksanainnya!Rea: *dalam hati* ini sutradara sialan... *teriak lagi hampir nangis* Tapi gue gak mau.... Gue gak tahan dipegang orang.... *dalam hati* apalagi orang yang gue gak deket2 banget!SSN: Loe gimana sih? Ayo dong. Rayu Yonasnya. Jangan diem aja! Loe ini pelacur ato patung es sih???Rea: *dalam hati*sejujurnya gue lebih milih jadi patung es daripada megang si Kuma-Chan. Ngerayu2 pake narik-narik dasinya. Maenin rambutnya ato megang tangannya. NAJIS! SSN: Mana ekspresinya, Hel... ayo keluarin. Klo lo gak bisa2 kita ngulang sampe loe bisa...sekarang uda jam 10 malem, gue sih klo loe mau ampe jam 1 juga oke!Rea: *uda mau nangis darah. Akhirnya karena kesel, si Yonas digebukin sampe biru-> melampiaskan depresi*Krisna: *komentar* Hel, loe kalo punya cowok nanti loe gebukin terus kali ya? kagak ada mesra2nya....Rea: *dalam hati* sialan! sialan sialan!!! tahu gini gue gak maen drama dari awal! *hanya bisa menangis menyesal dalam hati*_____________________________Rea: Sekian Dunia Rea dalam Berita. Saya dan segenap kru mengucapkan terimakasih. Salam.[Jingle lagu]........................Rea: *teriak di depan kamera tahu2* GIMANA NIH NASIB DRAMA PASKAH GUE?!!!! MANA TINGGAL 1 HARI!!!! *menguncang2kan kamera*[kamera jatuh. Gambar hilang]suara 'entah siapa': Oy2.... ada monyet lepas dari kandang oy! Oy, Rea!!! jangan ngancurin studio dong!!!suara Rea: (teriak) KALO GUE MONYET LOE PISANGNYA, DODOL! GUE MAKAN LOE!!!::The End::
Tuesday, April 04, 2006
...HM...Hm...kagak tahu hari ini mau cerita apa...Hm...Hm...besok sih mau tes praktek B.IHm...Hm...tapi gue sama sekali belon latihan ngapa2inHm...Hm...bahannya aja baru dapet malem ini...Hm....Hm......Ngantuk nih....Ck...Gue gak penting banget ya???Hm.... hm....tapi gak papa deh....Hm....hm...besok gue musti tampil jadi presenter discovery chanel...Wild Baby AnimalHm....hm...Gak cocok ya?Ah sebodo deh.